Home / Artikel / 7 Tips Menyusun Skripsi Agar Selesai Tepat Waktu

7 Tips Menyusun Skripsi Agar Selesai Tepat Waktu

Sobat mahasiswa terutama yang sedang berstatus sebagai mahasiswa tingkat akhir pasti tahu bahwa untuk menyandang gelar sarjana wajib menyusun skripsi. Di saat semester awal mahasiswa masih bisa fokus dengan pencapaian nilai yang baik, tapi di semester akhir mahasiswa harus mampu membagi fokus pada nilai yang baik dan cara fokus skripsi agar selesai tepat waktu.

Sobat mungkin sudah memperoleh nilai yang baik dan IPK cumlaude, namun jangan lupa bahwa skripsi merupakan syarat utama kelulusan bagi mahasiswa tingkat akhir. Menyusun skripsi sebagai aplikasi pemahaman bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan mata kuliah teori sepanjang semester awal sampai di penghujung semester akhir.

Dalam sejarah perjalanan kehidupan mahasiswa, menyusun skripsi merupakan momen terberat dan menjadi momok terbesar bagi mahasiswa. Sampai ada yang rela menjadi mahasiswa abadi dan mengeluarkan biaya lagi untuk menambah semester. Bahkan tak sedikit mahasiswa yang berhenti menyelesaikan kuliahnya dan gagal menyandang gelar sarjana karena skripsi tak kunjung selesai.

Memikirkan judul skripsi yang selalu ditolak dosen pembimbing, sulit menemui dosen sampai harus ganti dosen pembimbing dapat membuat sobat stres, dan kalau dibiarkan berlarut tanpa solusi maka rasa stres dapat berubah menjadi depresi.

Menyusun skripsi gak sesulit yang sobat bayangkan dan gak serumit sobat membaca wajah poker face senior yang baru keluar dari ruangan dosen pembimbing. Asalkan sobat tahu 7 tips menyusun skripsi agar selesai tepat waktu.

1. Niat

Hal utama yang sobat harus punya adalah niat, walaupun sobat sudah yakin bahwa skripsi akan selesai pada waktunya kalau gak ada niat tulus dari hati untuk segera menggarap dan menyusun skripsi maka waktu ini gak akan kunjung tiba.

BACA JUGA:   Begini Langkah Cepat & Mudah Selesaikan Skripsi Tanpa Pusing

Niat juga harus terus dipupuk sampai akhir menyelesaikan skripsi. Semakin cepat skripsi selesai, raut bahagia orang tua semakin tampak di hari wisuda anaknya. Ingat juga quote para dosen pembimbing kalau sobat menunda skripsi berarti sobat juga menunda nikah juga.

2. Fokus Skripsi

Cara fokus skripsi bagi sobat mahasiswa tingkat akhir dengan memanfaatkan waktu yang ada semaksimal mungkin untuk menyusun skripsi. Seharusnya sebagai mahasiswa tingkat akhir sudah terbebas dari jadwal kuliah, tidak perlu mengikuti kelas perkuliahan seperti semester sebelumnya. Sehingga waktu yang sobat miliki lebih banyak dalam memfokuskan diri menyusun skripsi.

Kalau selama ini sobat hobi kongkow bareng sohib di kafe, beredar di kegiatan ekstrakurikuler, berderai air mata karena drakor, atau apapun itu. Mulai sekarang sobat harus fokus menyusun skripsi, semakin lama sobat menunda waktu menyelesaikan skripsi semakin banyak biaya yang harus dikeluarkan. Belum lagi jika sobat masih minta uang jajan ke orang tua.

3. Motivasi Mengerjakan Skripsi

Skripsi itu identik dengan malas, apalagi kalau sobat stres duluan karena gak ketemu topik skripsi yang pas. Semakin membiarkan rasa stres bersarang maka semakin takut mengerjakan skripsi, merasa tidak mampu, akhirnya malas menjadi-jadi.

Supaya sobat termotivasi mengerjakan skripsi, sobat harus merenung dan tanyakan dalam hati minat terbesar sobat terhadap mata kuliah apa yang paling menyenangkan. Jika sobat lebih senang dan paham mengerjakan tugas mata kuliah manajemen sdm, maka sobat lebih bersemangat dengan bidang skripsi manajemen sdm.



Jangan sampai salah menentukan topik skripsi, misalnya sobat senang dengan mata kuliah manajemen pemasaran, tapi sobat mengambil topik skripsi akuntansi. Punya standar tinggi dengan topik skripsi bagus, tapi jangan ketinggian yang membuat skripsi sobat gak jelas kapan akan selesai.

BACA JUGA:   8 Langkah Menyusun Proposal Skripsi yang Baik dan Benar

4. Deadline Skripsi Selesai 2 Bulan

Mahasiswa pasti sudah terbiasa dengan deadline tugas mata kuliah, nah skripsipun harus punya deadline kapan selesainya. Targetkan skripsi selesai 2 bulan, gak ada yang gak mungkin kalau sobat punya niat sekeras baja untuk segera memindahkan tali di toga.

Juga buat peringatan kalau perlu tulisan besar di dinding kamar kostan atau jadikan wallpaper laptop bahwa 1 hari menunda skripsi sama dengan menunda pernikahan.

5. Rajin Ke Perpustakaan

Nah, buat sobat yang selama kuliah jarang banget nongkrong di perpustakaan mulai sekarang biasakan untuk ke perpustakaan. Bukan sekedar nongkrong lho, sobat juga harus rajin baca buku terutama skripsi senior terdahulu. Biasanya di halaman kesimpulan dan saran ada tulisan yang bisa sobat jadikan topik penelitian untuk skripsi sobat.

Selain itu di dalam skripsi senior yang mungkin topiknya hampir mirip dengan skripsi yang sedang sobat garap, sobat bisa catat buku referensi yang juga diperlukan untuk skripsi sobat. Jadi sobat gak perlu bersusah payah mengelilingi rak toko buku, tinggal tanya judul buku yang sobat catat atau searching di komputer yang biasanya disediakan oleh pemilik toko bukunya. Mudahkan!

6. Pahami Dosen Pembimbing

Untuk selesai skripsi dengan cepat tidak hanya butuh kepintaran dan cekatan saja, namun komunikasi yang baik dengan dosen pembimbing juga sangat menentukan. Biasanya ada dua dosen pembimbing yang memberikan saran skripsi berbeda kepada mahasiswa.

Dengarkan masukan-masukan dari mereka, dan sobat juga bisa menceritakan permasalahan yang sobat hadapi dalam mengerjakan skripsi. Sehingga mereka akan lebih menghargai dan tahu bahwa sobat serius untuk menyelesaikan skripsi.

Pelihara hubungan baik dengan dosen pembimbing dengan rajin mengunjunginya tidak hanya untuk konsultasi skripsi. Jika dosen pembimbing sulit ditemui, cobalah untuk menyapa via email, sms atau telepon di waktu yang tepat, dengan catatan dosen pembimbing memang mengizinkan sobat boleh menghubungi beliau via email, sms, atau telepon jika ada kesulitan.

BACA JUGA:   7 Manfaat Menyusun Skripsi Bagi Pejuang Skripsi

7. Dekati Senior

Jika sobat sudah mencari referensi di perpustakaan dan internet mengenai informasi penelitian yang sobat butuhkan namun belum juga ketemu. Jalan satu-satunya adalah dekati senior terutama yang telah lulus, karena mereka lebih berpengalaman dengan dunia perkuliahan. Dekati senior sejak awal masuk perkuliahan dapat memberikan keuntungan tersendiri, tapi tetap jalin silaturahim kalau sobat sudah lulus kuliah ya, jangan hanya datang saat ada maunya saja.

Skripsi adalah ujian dan jalan akhir yang harus ditempuh untuk menyandang gelar sarjana. Ketika sobat sudah menjalani perkuliahan sampai di akhir semester, jangan jadikan skripsi sebagai penghambat cita-cita sobat dan orang tua. Jangan sampai ada kata salah jurusan, karena dengan diterimanya sobat di sebuah fakultas sejak awal perkuliahan, artinya sobat diberi kemampuan oleh Yang Maha Kuasa untuk melewati segala rintangan dan masalah yang ada.

Semoga 7 Tips Menyusun Skripsi Agar Selesai Tepat Waktu dapat menjadi solusi dan memberikan motivasi bagi sobat dalam mengerjakan skripsi dan segera menyandang gelar sarjana.